Badung, Baliglobalnews
Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung menyerahkan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas, I Kadek Rizky Aditya Tama (10), warga Banjar Padang, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Rabu (10/8).
Sekda Adi Arnawa didampingi Kadis Sosial Ketut Sudarsana, diterima orangtua Rizky, Perbekel Punggul, Kadek Sukarma dan Kelian Dinas Banjar Padang I Made Suparna. Sekda memberikan semangat kepada Kadek Rizky dan kedua orangtuanya serta akan berupaya membantu pengobatan agar Kadek Rizky kembali pulih.
Adi Arnawa mengharapkan bantuan kursi roda itu dapat membantu Kadek Rizky baik dalam mengikuti proses belajar di sekolah maupun aktivitas di rumah. Mengenai masalah kesehatan akan segera dilakukan langkah-langkah dengan berkoordinasi dengan instansi terkait agar mendapat penanganan lebih cepat.
“Informasi dari orangtuanya, setelah dilakukan pemeriksaan, katanya penyakit yang diderita berkaitan dengan masalah genetik yang mengakibatkan kaki adik ini tidak bisa berfungsi dengan baik dan dikatakan pula belum ada obatnya. Nah nanti kita akan komunikasikan, mudah-mudahan ada solusinya sehingga bisa pulih seperti harapan bersama,” katanya.
Perbekel Punggul Kadek Sukarma berterima kasih kepada Pemkab Badung, khususnya Dinas Sosial, yang telah memberikan bantuan kursi roda bagi salah satu warga Desa Punggul. Pihaknya sangat prihatin melihat kondisi Kadek Rizky.
Perbekel menceritakan dulu semasih kelas 1 di SDN 1 Punggul, Kadek Rizky masih bisa berjalan normal. Begitu naik kelas 2, kakinya bermasalah seperti lumpuh. Dengan semangat belajar, hingga saat ini dia sudah kelas 4, dan masih tetap sekolah. Namun ada kendala orangtuanya harus mengantar jemput Kadek Rizky. Termasuk saat jam istirahat, dia jauh dari teman-temannya karena tidak bisa ke luar ruangan bersama teman-temannya.
Sekarang dengan dibantu kursi roda, Kadek Rizky bisa beraktivitas, meskipun masih sebatas di luar ruangan kelas saat jam istirahat. Di rumah pun dia bisa beraktivitas.
Pihaknya juga mohon bantuan ke depan bagaimana dapat menyembuhkan anaknya. Pasalnya, setelah dilakukan pemeriksaan, Kadek Risky didiagnose ada kaitan dengan ke gangguan genetik.
“Keluarga dan anak ini ingin sekali sembuh. Untuk itu, dari semua pihak mohon, barangkali ada solusi yang bisa membantu anak ini sehingga bisa kembali normal seperti anak lainnya dan dapat menjalankan aktivitas mengikuti pendidikan yang maksimal pula,” pintanya.
Hal senada disampaikan orangtua dari Kadek Rizky, Wayan Sudarsana mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas bantuan kursi roda bagi anaknya. “Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung atas bantuan kursi roda bagi anak kami. Ke depan kami keluarga mengharapkan bantuan pengobatan, karena sekarang ini kami masih bingung mau kemana, sedangkan dokter bilang susah untuk obatnya, hampir tidak ada,” katanya. (bgn003)22081011