Denpasar, Baliglobalnews
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Arya Wibawa menutup posyandu paripurna balita, ibu hamil dan lansia Kota Denpasar tahap kedua yang berlangsung di dua lokasi yakni Banjar Pembungan, Kelurahan Sesetan dan Banjar Peken, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan pada Senin (8/12/2025).
Lokasi pertama yang disambangi Ny. Arya Wibawa yakni Banjar Pembungan, Kelurahan Sesetan. Dia didampingi Bendesa Adat Sesetan Made Sudama, Lurah Sesetan Wayan Gede Gita Prayudi dan Perwakilan Puskesmas 1 Densel. Di lokasi ini kegiatan posyandu diikuti 40 orang lansia, 60 balita dan 6 ibu hamil. Kegiatan dibantu oleh tim dari Puskesmas 1 Densel. Lokasi kedua di Banjar Peken, Kelurahan Serangan diikuti 45 balita, 60 orang lansia, dan 2 ibu hamil. Kegiatan dibantu oleh tim dari Puskesmas 3 Densel. Di lokasi ini juga ada pemberian makanan tambahan (PMT).
Di sela-sela kegiatan, Ny. Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas partisipasi dari semua pihak. Baik dari para ibu hamil, balita, dan lansia serta peran aktif tak kenal lelah para kader PKK yang telah menyukseskan kegiatan posyandu paripurna tahap kedua Kota Denpasar tahun 2025, sehingga layanan dasar kepada masyarakat Kota Denpasar bisa berjalan lancar hingga saat ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan TP PKK Kota Denpasar kami menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi semua pihak. Posyandu Paripurna ini sebagai wadah memonitor secara dini masalah yang ada di masyarakat, tidak hanya terkait masalah kesehatan tapi juga ranah sosial dan lainnya,” ujarnya.
Dia menyampaikan peran posyandu saat ini tidak meliputi masalah kesehatan saja, karena mulai awal bulan Januari tahun 2026 pelaksanaan Posyandu di Kota Denpasar sudah bertransformasi dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu. Hal ini mencakup enam bidang standar pelayanan minimal (SPM) meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas). “Nantinya masyarakat dapat melaporkan permasalahan yang meliputi enam SPM ini dan akan diteruskan kader posyandu mulai ke perbekel/lurah, camat dan OPD terkait,” katanya.
Sementara Lurah Sesetan Wayan Gede Gita Prayudi menjelaskan kegiatan posyandu rutin dilakukan di banjar yang ada di wilayahnya. Dalam pelaksanaanya kegiatan ini mendapatkan pendampingan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk pemeriksaan dan pemantauan. (*/bgn003)25120809