Denpasar, Baliglobalnews
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memiliki sistem pengawasan distribusi LPG berbasis digital, mulai dari pangkalan hingga ke konsumen, sehingga stok dan penyaluran bisa dipantau setiap hari.
“Penebusan tabung dilakukan secara cashless, sehingga tercatat jelas di sistem, dan untuk pengiriman maupun penjualan juga wajib diinput ke aplikasi resmi MyPertamina,” kata Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, usai rapat koordinasi di DPRD Bali, pada Senin (25/8/2025).
Dia mengatakan dugaan utama kelangkaan saat ini adalah tingginya serapan di lapangan, khususnya di Denpasar dan Badung. Kedua daerah yang disebut sebagai kawasan metropolitan itu banyak dihuni warga luar Bali, tetapi data mereka tidak masuk dalam penghitungan kuota resmi. “Denpasar itu serapannya bisa sampai 250 persen karena jumlah penduduk yang tidak ber-KTP Bali juga besar. Mereka ikut menggunakan LPG, tapi kuota ditentukan dari data penduduk asli Bali,” katanya.
Endo juga menilai perlunya dibentuk forum komunikasi bersama tentang LPG di tingkat daerah hingga desa. Forum tersebut diharapkan bisa menjadi jalur resmi untuk menyampaikan keluhan langsung kepada Pertamina dan pemerintah daerah. Sehingga persoalan di lapangan cepat ditangani dan tidak menimbulkan kepanikan.
Dia menambahkan, apabila masyarakat melaporkan masalah melalui media sosial, justru dikhawatirkan memicu kepanikan dan mempercepat habisnya stok.
Distribusi ke pangkalan sendiri, kata dia, tetap berjalan normal. Pertamina juga sudah menjalin nota kesepahaman dengan kepolisian di tingkat pusat untuk pengawasan. Namun, untuk di daerah pihaknya lebih menekankan pengawasan distribusi di pangkalan agar tidak ada penyimpangan.
Pihaknya membeberkan sudah melakukan sidak dan penindakan terhadap pelanggaran di lapangan. “Sejak awal tahun sampai sekarang, sudah 42 surat pembinaan kami keluarkan,” ungkapnya.
Dia meminta peran pemerintah desa dalam pengawasan distribusi agar laporan kekurangan bisa lebih cepat ditindaklanjuti. “Kami mengapresiasi kepedulian DPRD Bali terhadap keresahan masyarakat,” ucapnya. (bgn008)25082511