Denpasar, Baliglobalnews
LSPR Institute of Communication and Business bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok menyelenggarakan pelatihan, kepada 11 pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari Komunitas Fesyen Depok, beberapa waktu lalu.
Dosen LSPR Institute, Kartini Dwi Sartika, memberikan pelatihan terkait social media content strategy with AI”. Dimana, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk membantu proses perencanaan konten, menghasilkan ide kreatif, menyusun kalender media sosial, hingga membuat copywriting yang lebih efektif. “Peserta juga diajak memahami bahwa AI merupakan alat pendukung yang dapat meningkatkan produktivitas, sementara kreativitas dan pemahaman terhadap karakter audiens tetap menjadi faktor utama dalam membangun komunikasi yang autentik,” ucap Kartini dalam keterangan persnya pada Kamis (16/7/2026).
Dia menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM dalam menghadapi tantangan transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi, penguatan merek, dan strategi pemasaran digital.
Dia mengharapkan dengan kegiatan tersebut para pelaku IKM semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk membangun merek yang kuat, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, dan meningkatkan daya saing usahanya di era ekonomi digital.
Dosen LSPR Institute Zhafran Tsany Yudizon memberikan materi branding, positioning, and placement Ads”. Dimana, peserta mempelajari pentingnya membangun identitas merek yang
konsisten, menentukan positioning yang tepat di pasar, serta memahami dasar-dasar penggunaan Meta Ads untuk menjangkau target konsumen secara lebih efektif. “Materi juga dilengkapi dengan contoh penerapan strategi digital marketing yang dapat disesuaikan dengan skala usaha IKM. Tidak hanya itu, peserta juga bergantian mempresentasikan Brand Model Canvas-nya masing-masing,” katanya.
Dia menyebutkan perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha membangun hubungan dengan konsumen. Di tengah pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pelaku IKM dituntut tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu membangun identitas merek yang kuat serta mengoptimalkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. (*/bgn008)26071609