Mangupura, Baliglobalnews
Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dan Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, pada Sabtu (10/10/2026). Peresmian fasilitas adat baru senilai Rp7 miliar melalui dana hibah fisik APBD Induk Kabupaten Badung TA 2026 dengan upacara karya melaspas, pedudusan alit, mendem dasar, mendem pedagingan dan mecaru serta penandatanganan prasasti.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan pembangunan fasilitas masyarakat harus disertai penentuan prioritas yang jelas untuk kenyamanan warga dan pariwisata. “Program pemerintah harus tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Saat ini, kami memprioritaskan penataan infrastruktur yang mendukung kepentingan publik, termasuk penataan kawasan Kuta agar kembali menjadi destinasi pariwisata yang nyaman, tertib, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa bale banjar krama sudah bagus, fasilitas yang ada agar dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan adat, keagamaan, pelestarian seni dan budaya serta penguatan interaksi sosial antar krama.
Kelian Adat Banjar Jaba Jero I Dewa Gede Ketut Rimbawa mengapresiasi penuh bantuan dana hibah tersebut. Dia menyampaikan pembangunan Bale Banjar Jaba Jero ini menelan biaya kurang lebih Rp7 miliar. Sebagian besar pembiayaannya bersumber dari bantuan dana hibah Pemerintah Kabupaten Badung. “Atas nama seluruh krama Banjar Adat Jaba Jero, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung dan Bapak Ketua DPRD Badung atas dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.
Hadir Camat Kuta I Made Agus Suantara, Sekretaris Camat Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Lurah Kuta Ayu Putu Erawati, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana serta tokoh adat dan krama Banjar Adat Jaba Jero Kuta. (bgn003)26101105