Bupati Suwirta Buka Grandfinal Pemilihan Duta Genre, Harapkan Lahir Agen Perubahan Berkualitas

Klungkung, Baliglobalnews

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, membuka grandfinal Pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Kabupaten Klungkung tahun 2022 di Gedung Bhineka Guna Praja, Kantor Camat Klungkung, pada Rabu (20/4).

Bupati Suwirta mengatakan tujuan kegiatan itu untuk memilih Duta Genre yang akan menjadi role model dan teladan bagi remaja Klungkung khususnya serta sebagai wakil dalam pemilihan Genre tingkat Provinsi. Adapun tema dalam kegiatan ini yakni “Parama Yowana Mahottama”.

“Ke depan pelaksanaan kegiatan ini bisa dipersiapkan lebih bagus lagi, sehingga bisa terlihat istimewa,” ujarnya.

Bupati menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap dapat melahirkan generasi muda sebagai agen-agen perubahan di masyarakat yang berkualitas dan berkompeten.

Bupati Suwirta juga memberikan semangat kepada para peserta agar bisa belajar lebih banyak lagi setelah mengikuti kegiatan ini. Belajar tentang bagaimana cara menata kehidupan sehari-hari dengan baik dan tentunya menjadi contoh untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan setelah kegiatan ini bisa menjadi yang terbaik, yang tidak terpilih jangan merasa kecewa, tetap semangat dan jangan menyerah,” kata Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja, serta instansi terkait lainnya.

Ketua Panitia, Dewa Ayu Dyana Santi Sahadewi, mengatakan di era globalisasi ini, remaja telah dihadapkan dengan berbagai macam masalah diantaranya penyalahgunaan napza, HIV/AIDS, sek bebas dan pernikahan di usia dini.

“Masalah-masalah ini, merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa. Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan program Genre,” ucapnya.

Melalui program Genre ini, kata dia, diharapkan mampu memberikan edukasi dan wawasan kepada generasi muda tentang kesehatan reproduksi serta menciptakan remaja yang bebas napza, seks bebas, pernikahan dini dan HIV/AIDS.

“Genre ini merupakan program yang dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengendepankan peran generasi muda untuk belajar menjauhi pernikahan dini, seks bebas, penyalahgunaan napza dan HIVS/AIDS,” katanya.

Kegiatan itu diikuti 36 peserta atau 18 pasang. (bgn008)22042102

bupatisuwirtagrandfinalpemilihandutagenre
Comments (0)
Add Comment