Mangupura, Baliglobalnews
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, mendorong sepenuhnya para dokter muda menjadi agen perubahan untuk kembali pada tugas pokoknya dengan satu konsep melayani masyarakat.
Hal tersebut ditekankan Bupati Giri Prasta saat menghadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Badung periode tahun 2021-2024 di ruang pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung, pada Minggu (12/12). Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua IDI Wilayah Bali, I Nyoman Rudi Susantha, mewakili Ketua berdasarkan surat keputusan PB IDI Pusat. Kembali terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Badung, I Nyoman Gunarta.
Bupati Giri Prasta mempunyai harapan besar bahwa melalui wadah organisasi dan kepengurusan yang baru, IDI mampu menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang timbul di bidang kesehatan sebagai dampak dari pandemi covid-19, sehingga IDI tetap berperan penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat.
Pada masa pandemi Covid-19 ini, Bupati mengajak seluruh pengurus IDI Badung tetap kuat bergerak bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang setulus-tulusnya. Bupati juga melakukan beberapa evaluasi terhadap IDI. Satu di antaranya berkenaan dengan majelis kehormatan etik kedokteran yang nanti dapat memberikan edukasi sampai ke akar rumput, sehingga pola kerja dan pola pikir menjadi sama. Selain itu, dia mengharapkan IDI agar mampu mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19. “Dengan kemajuan Iptek kedokteran yang demikian pesat, diharapkan tetap mengasah diri sehingga dapat memanfaatkan kemajuan tersebut untuk masyarakat luas,” katanya.
Ketua IDI Cabang Badung, I Nyoman Gunarta, menyampaikan proses pelantikan ini merupakan proses lanjutan dari musyawarah cabang pada bulan April, kemudian keluar SK PB IDI pada Juli terkait dengan kepengurusan IDI Cabang Badung yang baru. Semenjak keluarnya SK PB IDI, pengurus baru telah mulai melakukan tugas, wewenang dan tanggung jawab pengurus.
Mengacu pada RPJMN 2020-2024, kata dia, di bidang kesehatan terjadi transformasi. Bila diamati, akan terjadi transformasi di layanan primer dan sekunder, transformasi di bidang ketahanan kesehatan dalam menghadapi suatu wabah atau pandemi, transformasi dalam SDM kesehatan, pembiayaan maupun manajemen kesehatan.
“Terhadap hal ini, IDI harus bisa mengemban peranan sebagai partner strategis pemerintah baik tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga memberikan suatu masukan, saran dan strategi konstruktif kepada pengambil kebijakan, sehingga pembangunan kesehatan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara sambutan Ketua IDI Wilayah Bali yang disampaikan Wakil Ketua, I Nyoman Rudi Susantha, sangat salut atas dukungan yang begitu besar yang diberikan Pemkab Badung, terutama Bupati Badung kepada IDI Cabang Badung. Hal itu dapat dilihat dari salah satu misi Pemkab Badung yaitu meningkatkan kualitas SDM yang berlandaskan pada penguatan pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. “Untuk itu, sinergitas yang telah terjalin baik ini agar terus ditingkatkan. Semoga sinergi dan kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, demi mendukung pembangunan nasional serta memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” harapnya.
Acara tersebut dihadiri Majelis Kode Etik Kedokteran Wilayah Bali, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Ketua IDI kabupaten/kota se-Bali, Direktur Rumah Sakit di Badung serta ketua organisasi profesi kesehatan. (bgn003)21121204