Mangupura, Baliglobalnews
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Bunda Literasi Digital Kabupaten Badung Ny. Adi Arnawa membuka secara resmi kegiatan sosialisasi literasi psikologis media di SMP Negeri 2 Mengwi pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung ini bertujuan untuk membentengi generasi muda agar mampu bermedia sosial secara bijak, sehat, dan bertanggung jawab.
Ny. Adi Arnawa menekankan bahwa kecakapan digital tidak sekadar soal kemampuan mengoperasikan gawai atau mengunggah konten, melainkan juga memahami dampak psikologis dari aktivitas di dunia maya.”Media sosial bagaikan dua mata pisau. Di satu sisi mempermudah komunikasi dan proses belajar, namun disisi lain dapat mempengaruhi perasaan, kepercayaan diri, hingga kesehatan mental jika tidak digunakan dengan bijak,” ujarnya.
Dia mengingatkan para pelajar sebagai garda terdepan pengguna media di era digital untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya ke ruang publik. Menjaga etika berinteraksi di dunia maya disebutnya sangat krusial demi menjaga kesehatan mental. Dia juga mengajak sinergi antara pihak sekolah, orangtua, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang aman. “Kita tidak bisa melarang anak menggunakan teknologi, tetapi kita bisa membekali mereka dengan benteng diri yang kuat agar tangguh menghadapi tekanan di media sosial,” katanya.
Kegiatan pembinaan literasi digital berkelanjutan ini menyasar pelajar di berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Badung. Melalui edukasi ini, para siswa diharapkan tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki empati tinggi dan mampu mempelopori perubahan positif.
Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung beserta jajaran, pengurus TP PKK Kabupaten Badung, narasumber psikolog, Ketua Gerakan Badung Peduli, serta Kepala SMPN 2 Mengwi bersama jajaran guru dan ratusan siswa. (*/bgn003)26092504