Media Informasi Masyarakat

Hadiri Sidang DPRD, Bupati Sanjaya Apresiasi Kerjasama Pimpinan dan Dewan Tabanan Dalam Mewujudkan Pembangunan

Tabanan, Baliglobalnews

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022 tentang Persetujuan Bersama terhadap Ranperda tentang APBD T.A 2023, dilanjutkan Paripurna ke-16 tentang pidato penyampaian terhadap dua Ranperda Inisiatif DPRD, bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Selasa, (22/11/2022).

Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Tabanan. Turut hadir saat itu, Wakil Bupati Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, perwakilan Instansi Vertikal dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabanan serta para wartawan.

Terkait persetujuan bersama Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2023, Bupati Sanjaya mengatakan bahwa telah berdasarkan pada peraturan Mendagri RI Nomor 84 tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2023. Sanjaya juga sangat mengapresiasi kinerja Dewan yang telah melakukan pembahasan dengan baik sesuai mekanisme, tanggung jawab, komitmen dan kerjasama.

Setelah disetujui bersama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka tahapan berikutnya akan dilakukan evaluasi oleh Gubernur. Dalam garis besarnya, PAD Tabanan sebesar 500 miliar rupiah lebih dan lain-lain PAD sebesar 298 miliar rupiah lebih, pendapatan transfer sebesar 1,2 triliun lebih, lain-lain PAD yang sah sebesar 1 miliar, sehingga jumlah PAD menjadi 1,7 triliun lebih. Sedangkan belanja daerah sebesar 1,8 triliun lebih dan besarnya defisit akan ditutupi dari pembiayaan netto yang bersumber dari Silpa tahun sebelumnya.

“Kita sangat menyadari, bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan kemampuan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan untuk membiayai pelaksanaan program pembangunan. Namun demikian, kita tetap berupaya dengan sumber daya yang ada untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), Jayaning Singasan, Jaya, Jaya, Jaya,” katanya.

Sementara terkait pidato penyampaian terhadap dua Ranperda Inisiatif DPRD, Bupati Sanjaya mengatakan, pembentukan Ranperda ini didasarkan atas pertimbangan, bahwa Kabupaten Tabanan merupakan Kabupaten di Bali yang berkomitmen dan mendasarkan riset dan inovasi dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan daerah sesuai tujuan terwujudnya pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Ranperda tersebut di antaranya, Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Daerah dan Ranperda tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Maka dari itu, terwujudnya pembangunan berbasis riset dan inovasi perlu didukung dengan Lembaga berwujud Perangkat Daerah yang mampu melakukan dan menginvetarisir riset dan inovasi yang dapat dipergunakan dalam menunjang pembangunan di Tabanan.

Sesuai dengan amanat Perpres Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional dan Instruksi Gubernur Bali Nomor 12726 Tahun 2022 tentang Pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) di Kabupaten Tabanan. Disamping itu, Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Daerah, ini juga mengakomodir penggabungan dua perangkat daerah yaitu Dinas Koperasi UKM dengan Dinas Tenaga Kerja menjadi Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja.

Sedangkan, Ranperda tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dilatar belakangi atas tingginya risiko bencana yang dihadapi Kabupaten Tabanan, sehingga penanggulangan bencana perlu dilakukan dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Kapasitas kelembagaan yang memadai akan membantu daerah dalam melaksanakan manajemen risiko bencana, mulai dari mempersiapkan langkah-langkah mitigasi, pencegahan, kesiap siagaan, penanganan darurat dan pemilihan, sehingga klasifikasi BPBD Kabupaten Tabanan sangat penting menjadi Tipe A.

“Dengan peningkatan klasifikasi BPBD Tabanan menjadi tipe A, maka perlu dilakukan pencabutan terhadap Perda Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya dan berharap Ranperda ini dapat dibahas sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku di DPRD. (bgn003)22112209

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam