BI Bali Imbau Wisatawan Lakukan Penukaran Valas di Money Changer Berizin
Denpasar, Baliglobalnews
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengimbau wisatawan yang datang ke Pulau Dewata melakukan penukaran valuta asing (valas) di money changer berizin.
“Hal ini penting, guna meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan untuk melakukan penukaran mata uang asing,” kata Kepala KpW BI Bali, Trisno, di Denpasar, Selasa (16/8)

Money changer berizin, kata Trisno, dapat dikenali dari adanya papan nama dengan tulisan Authorized Money Changer dan nama money changer tersebut. “Selain itu, terdapat juga logo dan sertifikat yang dikeluarkan Bank Indonesia. Pada logo terdapat QR code yang berisi identitas money changer berizin tersebut,” katanya.

KPw BI Provinsi Bali, kata dia, juga mendorong digitalisasi money changer untuk mempermudah wisatawan dalam mencari lokasi money changer berizin terdekat, melihat kurs nilai tukar dan melakukan reservasi secara online.
Bekerjasama dengan Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali, kata dia, pada 9 Agustus 2022 telah diluncurkan website aplikasi layanan informasi dan reservasi penukaran valuta asing secara online (www.authorizedmoneychanger.id).
Trisno berharap, website ini dapat menjadi salah satu sarana untuk menghambat ataupun mengurangi keberadaan money changer tidak berizin yang dapat merugikan wisatawan asing dan juga masyarakat serta berpotensi merusak citra pariwisata Bali.
Dia menegaskan bertransaksi di money changer berizin akan memberikan keamanan dan kenyamanan karena akan terhindar dari risiko penipuan dan kejahatan, terhindar dari potensi mendapatkan uang palsu atau rusak dan hak sebagai konsumen yang dilindungi oleh hukum. “Jangan pernah tergiur dengan rate tinggi yang ditawarkan oleh money changer tidak berizin,” katanya.
Dibukanya kembali Pintu masuk ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pasca pandemi Covid-19, pada 4 Februari 2022 serta adanya event berskala internasional seperti G20 yang diselenggarakan di Bali, mendorong terjadinya peningkatan kedatangan wisatawan ke Bali.
Berdasarkan data Angkasa Pura I, total kedatangan wisman melalui terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sejak 1 Januari hingga 8 Agustus 2022, tercatat 810.933 orang, melampaui total kedatangan di sepanjang tahun 2021 yang hanya sebanyak 473 orang. Kondisi ini secara langsung mendorong aktivitas penukaran mata uang asing di money changer.
Kemudian, untuk total transaksi kupva BB di Bali pada Mei 2022 mencapai Rp 405,6 miliar atau tumbuh sebesar 253,7 persen dari tahun ke tahun (yoy), meningkat baik dari sisi nominal maupun pertumbuhan dari bulan sebelumnya yang sebesar 270,4 miliar rupiah atau 117 persen (yoy).
“Jumlah kantor money changer yang beroperasi dan memberikan layanan sepenuhnya pada Juni 2022, juga meningkat menjadi 250 kantor atau sebesar 45,6 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, hanya sejumlah 136 kantor,” tutup Trisno Nugroho. (bgn008)22081711




