Media Informasi Masyarakat

Perjuangan nelayan tradisional selamatkan korban KMP Yunicee

 Denpasar, Baliglobalnews

Tanpa banyak diketahui, nelayan tradisional di Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, memiliki peran besar dalam penyelamatan korban tenggelamnnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee di Selat Bali.

“Waktu itu, saya sedang di rumah. Mendadak, mendengar ramai teriakan orang minta tolong. Saat keluar, saya masih sesaat bisa melihat KMP Yunicee terbalik dan tenggelam,” kata Misdianto, salah seorang nelayan, mengawali cerita bagaimana ia bersama kawan-kawannya berusaha menyelamatkan penumpang KMP Yunice, pada Jumat (2/7) 2021 sore.

KMP Yunicee tenggelam di Selat Bali dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Provinsi Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Data terakhir kapal itu, ada sebanyak 76 penumpang dan kru kapal di dalamnya, yakni 51 orang selamat, 7 orang meninggal dunia dan 18 orang masih dalam pencarian.

KMP Yunicee yang tenggelam dan terbalik di Perairan Selat Bali atau tidak jauh dari Dermaga LCM pada Selasa (29/6) 2021 pukul 19.12 WITA itu milik PT. Surya Timur Line yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 18.29 WITA dan dilaporkan terbawa arus ke arah selatan, kemudian miring dan tenggelam.

Mendengar ramainya teriakan minta tolong dari tengah laut tersebut, tanpa berpikir panjang, laki-laki yang akrab disapa “Petruk” ini mendorong sampannya ke laut untuk segera mencari korban.

Bersama dua tetangganya, Waji dan Putu, ia langsung menuju ke lokasi tenggelamnya KMP Yunicee di tengah arus dan gelombang yang lumayan besar.

“Sampai di lokasi kami tidak melihat apapun karena situasi gelap. Kami terus menelusuri dan berusaha mendengarkan teriakan minta pertolongan. Situasi benar-benar mencekam dan kami juga merasakan kepanikan,” katanya.

Setelah menyisir sekitar 1 kilometer dari lokasi, ia menemukan tiga orang mengenakan jaket pelampung yang ia segera tarik ke atas sampannya.

Tiga orang itu, salah satunya adalah Aurel, seorang bocah asal Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, yang ayah, kakak, adik dan kakeknya hingga kini belum ditemukan.

Diikat senar

Petruk mengatakan, saat ditemukan Aurel dan dua orang dewasa terikat menjadi satu dengan senar, yang kemungkinan sengaja dilakukan agar tidak saling terpisah.

“Posisi Aurel saat itu didekap di tengah-tengah dua orang dewasa tersebut. Satu orang dalam kondisi sehat, sedangkan satu lagi sudah dalam keadaan lemas,” katanya.

Meski sudah berhasil menyelamatkan tiga orang penumpang, Petruk, Waji dan Putu melanjutkan pencarian dan menemukan satu orang lagi, yang mengaku seorang penjual kacamata di dalam kapal.

Sekitar satu jam melakukan pencarian, Petruk memutuskan ke pinggir karena Aurel mengatakan dirinya kedinginan.

Sambil terisak, laki-laki yang tinggal di Lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk ini masih mengingat apa yang dikatakan Aurel saat diselamatkan.

“Ia minta saya mencari ayah, kakak, adik, kakek dan neneknya. Kata-kata itu yang tidak bisa hilang dari pikiran saya sampai sekarang,” katanya sambil terisak.

Upaya penyelamatan yang dilakukan “pahlawan” nelayan ini juga mendapatkan dukungan dari warga sekitar, dengan mengikuti arah sampan Petruk dari darat untuk sewaktu-waktu memberikan bantuan.

Puluhan sepeda motor menyusuri pantai seiring arah sampan Petruk, dan sejumlah nelayan lainnya yang melakukan pencarian korban dengan sampan.

Oleh Petruk, Aurel dan dua penumpang KMP Yunicee yang selamat diturunkan di kawasan Monumen Lintas Laut Gilimanuk, yang segera disambut warga yang menggunakan sepeda motor dan segera dibawa ke Puskesmas Gilimanuk.

“Menggunakan sepeda motor bisa lebih cepat memberikan pertolongan, karena medan ke pantai sulit dilalui mobil,” katanya.

Gerak cepat 

Setelah menurunkan tiga penumpang tersebut, Petruk kembali ke laut melanjutkan pencarian dan menemukan dua penumpang yang sudah meninggal dunia.

Kemudian, dua orang penumpang itu diturunkan di Lingkungan Samiana, yang juga segera disambut warga lainnya.

Gerak cepat nelayan tradisional dalam memberikan pertolongan kepada penumpang KMP Yunicee ini, juga dilakukan nelayan lainnya, Sugianto dan Kasihanto.

Setelah mengisi bahan bakar sampannya, Sugianto meluncur di tengah kegelapan laut dan menemukan satu orang penumpang sudah meninggal dunia, sedangkan Kasihanto menemukan tiga orang yang juga dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Tiga nelayan ini sama-sama mengatakan, saat kejadian tenggelamnya KMP Yunicee Selasa (29/6) malam itu, arus Selat Bali cukup kuat.

“Saya itu antara mendorong sampan dan menghidupkan mesin hanya beberapa menit, tapi saat menuju ke lokasi teriakan minta tolong saya sudah tidak menemukan siapa-siapa. Aurel dan dua orang penumpang yang selamat, saya temukan sekitar satu kilometer dari lokasi. Cepat sekali penumpang terseret arus,” kata Petruk.

Selain penumpang, para nelayan di Kelurahan Gilimanuk juga menemukan sejumlah barang seperti pelampung yang diserahkan kepada aparat terkait.

Karena masih belasan penumpang KMP Yunicee belum ditemukan, para nelayan ini menyatakan, mereka tetap akan melakukan pemantauan di laut sambil menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai nelayan.

“Kami ini setiap hari melaut, jadi sekalian memantau jika ada korban atau barang yang berkaitan dengan tenggelamnya kapal itu,” kata Sugianto.

Sampai Jumat (2/7) sore, Petruk dan kawan-kawan masih menemukan pelampung KMP Yunicee yang mereka lihat saat mereka di darat maupun melaut.

“Di darat kami terus melihat ke arah laut, kalau ada pelampung langsung kami meluncur mengambilnya. Siapa tahu ada korban lainnya. Tapi hari-hari setelah kejadian, hanya pelampung kosong yang kami temukan,” kata Sugianto.

Kendati penumpang masih ada yang belum ditemukan, namun TNI Angkatan Laut (AL) telah menemukan titik lokasi tenggelamnya KMP Yunicee di Perairan Selat Bali saat operasi pencarian dengan menggunakan KRI Rigel-933.

“Dalam pelaksanaan SAR dengan KRI Rigel-933 di hari ketiga (1/7), TNI AL menemukan beberapa barang dan lokasi titik di dasar laut dari KMP Yunicee pasca-tenggelam di Perairan Selat Bali,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana.

Pencarian dalam pelaksanaan operasi militer selain perang (OMSP) itu, posisi KMP Yunicee telah ditemukan pada hari Kamis (1/7) pukul 01.30 WIB, berada di kedalaman 72 sampai 78 meter dengan jarak kurang lebih 362 meter dari daratan terdekat dan kurang lebih 1,65 mil dari Pelabuhan Gilimanuk.(bgn123)21070409

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!