Media Informasi Masyarakat

Sidang Praperadilan Pelanggaran Prosedur Berlanjut, Hakim PN Denpasar Telusuri Keterangan Saksi

Denpasar, Baliglobalnews

Gugatan Praperadilan pelanggaran prosedur penangkapan, penggeledahan dan penyitaan barang bukti yang dilakukan Polresta Denpasar di Villa Kayumas, Kuta Utara, Badung, Bali yang dilayangkan Agung Mahendra, kembali digelar di PN Denpasar, Jumat (29 Januari 2021).

Dalam persidangan pemohon menghadirkan 4 orang saksi fakta I Komang Miadiartha, Anak Agung Bagus Budhi Satwika, Putu Ayu Diah Prayastini, Gede Hendra Prthama Purba. Dan pihak termohon menghadirkan saksi ahli I Nyoman Agus Prabawa dan Zulkarnaen.

Dalam sidang diketuai Hakim Tunggal I Wayan Sukra Dana, berlanjut dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak termohon.  Dalam kesaksiannya I Komang Miadiartha menyatakan bahwa pada 18 Desember 2020 ketika dia sedang sharing dan berdiskusi sesama anggota komunitas indotraderacademy di Jalan Mertanadi No 46B Kerobokan, Kec Kuta Utara, Badung, merasa kaget karena ada orang datang kurang lebih 10 orang masuk ke ruangan tanpa permisi dan meminta untuk menghentikan aktivitas dan mengatakan mencari Agung Mahendra.

“Sekitar jam 7 malam saya diruang dan ada orang masuk nyelonong tanpa permisi, awalnya 1 orang masuk, namun disusul beberapa ada orang lain yang masuk seperti menggerebek dan kami tidak boleh melakukan aktivitas apa-apa,” kata Anak Agung Bagus Budhi Satwika dalam sidang.

Selanjutnya, saksi melihat Agung Mahendra berbicara dengan beberapa orang dan sisanya berada di ruangan. Pernyataan dari I Komang Miadiartha dibenarkan oleh Putu Ayu Diah Prayastini dalam kesaksiannya dan Putu Ayu Diah Prayastini menerangkan kepada Majelis Hakim bahwa orang-orang tersebut mengumpulkan barang-barang yang ada dan mengatakan barang-barang dilokasi disita.

Kemudian saksi dan Agung mahendra menandatangai surat penyitaan barang. Setelah itu, pemeriksaan dilakukan kepada Anak Agung Bagus Budhi Satwika dimana dalam keterangannya Anak Agung Bagus Budhi Satwika membenarkan keterangan dari I Komang Miadiartha dan Putu Ayu Diah Prayastini.

Ketika Anak Agung Bagus Budhi Satwika ditanya oleh hakim tentang poin 10 dari BAP yang pernah ditandatanganinya yang berisi bahwa saksi Agung Budhi menyatakan sebagai pegawai atau bekerja di Indotraderakademy, pihaknya menampik tudingan itu.

“Kok saya dibilang pernah mengaku sebagai pegawai dan bekerja di indotraderacademy dalam bap, karena indotraderacademy adalah sebuah komunitas,” kata saksi.

Kemudian hakim mengkonfirmasi menanyakan apakah betul ini tanda tangan anda?. Saksi Anak Agung Bagus Budhi Satwika menjawab bahwa tanda tangan mirip tandatangan dirinya.

Dalam sidang itu, saksi Anak Agung Bagus Budhi Satwika diakibatkan merasa ada perubahan-perubahan dalam isi bap yg pernah dia buat.

Sementara saksi Hendra saat ditanya majelis hakim menerangkan bahwa dirinya meelihat Agung Mahendra, Putu Ayu Diah Prayastini, Anak Agung Bagus Budhi Satwika, disuruh datang ke polresta Denpasar malam itu juga.

Setelah selesai memeriksa saksi-saksi dari pemohon, kemudian hakim melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari termohon. Dalam pemeriksaan kepada saksi ahli dari termohon (Polresta Denpasar) I Nyoman Agus Prabawa, selanjutnya Kuasa Hukum Pemohon bertanya kepada saksi tentang kapasitasnya sebagai saksi ahli.

Namun saksi Agus Prabawa, mengatakan bahwa dia menjadi saksi ahli karena ditunjuk oleh DIKTI. Setelah dikejar oleh kuasa pemohon, saksi Prabawa keliatan bingung. Sehingga kemudian hakim menanyakan apakah sodara pernah jadi saksi ahli?. “Saksi menjawab tidak,” ucap Saksi.

Oleh karena itu, hakim mencoret dia sebagai saksi ahli. Mengingat bahwa prabawa ikut dalam penggerebekan pada 18 desember 2020, maka dia menyatakan bahwa tidak lagi sebagai saksi ahli tetapi menjadi saksi fakta.

Yang menarik dari sidang Praperadilan ini adalah terungkap adanya kejanggalan dimana polisi dari polresta Denpasar melakukan penggerebekan pada wilayah hukum polres badung yang menjadi perhatian hadirin dalam persidangan.(BGN008)21012915

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern