Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota (Wawali) Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rangkaian karya ngenteg linggih, nila pati, pedudusan alit dan wraspati kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, pada Kamis (8/10/2026).
Ketua Panitia Karya I Wayan Sarjana Putra mengatakan rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Oktober 2026 dengan pelaksanaan matur piuning karya. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dilaksanakan upacara ngingsah sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak karya. “Hari ini dilaksanakan ngingsah, kemudian pada 10 oktober mendatang akan dilaksanakan pecaruan rsi gana,” ujarnya.
Sarjana menyampaikan puncak karya akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Seluruh rangkaian upacara kemudian akan diakhiri dengan Penyineban pada 16 Oktober 2026.
Wawali Arya Wibawa mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama dalam melaksanakan karya tersebut. Menurut dia, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan sradha dan bhakti, namun juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya dan tradisi Bali. “Pemerintah Kota Denpasar tentu memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama dalam melaksanakan karya ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.
Arya Wibawa menyatakan Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya. Sinergi antara pemerintah, desa adat dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal. Dia mengharapkan rangkaian karya di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung tersebut dapat berjalan lancar dan khidmat serta menjadi momentum bagi seluruh krama untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (*/bgn003)26100803


