Media Informasi Masyarakat

WN Inggris Meninggal, Polresta Denpasar Dalami Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan

Denpasar, Baliglobalnews

Penyidik Polresta Denpasar, Bali masih melakukan pendalaman secara menyeluruh terkait adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian korban berinisial PID, seorang Warga Negara (WN) Inggris.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang mengatakan Polresta Denpasar akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, objektif dan berdasarkan alat bukti. “Kami akan mengungkap secara terang rangkaian peristiwa ini, termasuk peran masing-masing pihak dan penyebab meninggalnya korban. Proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya di Denpasar pada Jumat (21/8/2026).

Dia menyampaikan penyidik masih melakukan pendalaman menyeluruh terkait penyebab kematian korban dan hubungan antara kondisi medis korban dengan peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi pada 5 Agustus 2026.

Untuk itu, kata dia, penyidik akan berkoordinasi dengan dokter forensik dan pihak rumah sakit guna memperoleh keterangan serta dokumen medis yang diperlukan. “Polresta Denpasar tidak akan mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian maupun pertanggungjawaban pidana pihak tertentu sebelum seluruh alat bukti, keterangan saksi, rekam medis, serta hasil pemeriksaan forensik diperoleh dan dianalisis secara menyeluruh,” katanya.

Polresta Denpasar mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi serta memberikan kesempatan kepada penyidik untuk melakukan proses penyidikan secara objektif dan menyeluruh.

Dia menyebutkan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang WN Inggris berinisial PID, yang meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di wilayah Kota Denpasar dalam proses penyelidikan. Dimana, peristiwa dugaan penganiayaan tersebut diketahui terjadi pada 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 Wita di salah satu tempat hiburan di wilayah Legian, Kabupaten Badung. Setelah kejadian, korban sempat berada di hotel tempatnya menginap.

Pada 8 Agustus 2026, korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RS Murni Teguh. Selanjutnya pada 9 Agustus 2026, korban dibawa ke RS BIMC untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Pada 20 Agustus 2026 pukul 12.06 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSU Dharma Yadnya,” katanya.

Dari hasil pendalaman awal yang dilakukan penyidik, kata dia, diperoleh informasi adanya dugaan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban yang dilakukan oleh beberapa WNA. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya pihak keluarga korban, petugas keamanan dan pekerja di lokasi kejadian, serta pihak lain yang mengetahui rangkaian peristiwa tersebut. Selain keterangan saksi, penyidik juga melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV dan video kejadian yang menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pendalaman awal, terdapat empat orang WNA Australia yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut, yakni berinisial RGG, PAM, JRM dan TRZ. Keempat orang tersebut berdasarkan data perlintasan keimigrasian tercatat telah meninggalkan wilayah Indonesia pada 6 Agustus 2026 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan tujuan Australia. (bgn008)26082113

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam