Media Informasi Masyarakat

Konsep Pemilihan OSIS Berikan Pembelajaran Teknis Kepemiluan

Mangupura, Baliglobalnews

Ketua KPU Kabupaten Badung I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra menyampaikan dalam kepemiluan, persentase terbesar jumlah pemilih diisi oleh kaum muda yang jumlahnya melebihi 50%, sehingga dinamika politik dan pemilihan nantinya akan sangat berpengaruh terhadap suara pemilih muda.  Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Forum Diskusi Terpumpun bertajuk Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Demokrasi dalam Pemilihan OSIS Tingkat SMA/SMK yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Badung di Ruang Rapat Nayakottama, Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata, Jalan Kebo Iwa, No. 39, Denpasar, pada Jumat (24/7/2026).

“Pendidikan politik dan kesadaran demokrasi bagi generasi muda kini dibentuk secara nyata sejak dini di lingkungan sekolah. Kegiatan forum diskusi terpumpun yang menginisiasi konsep pemilihan OSIS (Pemilos) serentak bermanfaat untuk memberikan pembelajaran teknis kepemiluan yang nyata, menggeser cara berkampanye konvensional ke media digital yang ramah lingkungan, serta mengubah perilaku pemilih muda agar lebih bijak, objektif, dan tidak terpengaruh oleh praktik politik uang maupun sikap apatis (golput). Langkah ini sangat strategis, mengingat potensi pemilih dari kalangan milenial dan Gen Z diperkirakan mencapai sekitar 64% pada Pemilu 2029 mendatang,” katanya.

Anggota KPU Provinsi Bali I Gede John Darmawan menyampaikan pihaknya ingin membangun pola demokrasi dan pelaksanaan pemilihan yang secara pribadi mirip dengan pemilu sebenarnya. “Pemilu tidak hanya soal kehadiran di TPS, namun secara kualitas juga menyangkut seberapa mampu pemilih menghargai dan memahami pentingnya hak pilih tersebut. Oleh karena itu, kami di KPU ingin mengajarkan tata cara pemilihan secara teknis agar pemilih pemula nantinya siap secara kualitas dan kuantitas untuk menyukseskan Pemilihan Tahun 2029,” katanya.

Menurut John Darmawan, melalui simulasi dan tata cara pemilihan OSIS yang dirancang mendekati mekanisme pemilu sebenarnya, sekolah dapat difungsikan sebagai laboratorium demokrasi yang ideal guna melahirkan pemilih pemula yang cerdas.

Sementara Anggota KPU Kabupaten Badung Agung Rio Swandisara turut mengutip pandangan filsuf Plato untuk menekankan pentingnya membangun nalar kritis pemilih muda. “Demokrasi akan runtuh apabila kita memilih pemimpin seperti memilih penyanyi favorit. Pemilihan OSIS serentak ini kami rancang untuk menghadirkan pendidikan pemilih dan mendekatkan proses demokrasi yang nyata di sekolah terlebih dahulu, agar nantinya melahirkan pemilih pemula yang siap menyalurkan hak pilihnya,” katanya.

Dia menyatakan bahwa ketika pemilihan OSIS mampu menggeser paradigma dari penggunaan baliho ke media sosial, hal tersebut sekaligus dapat mengatasi permasalahan lingkungan dengan mengurangi metode konvensional berbahan plastik.

Berbagai masukan penting juga disampaikan oleh perwakilan sekolah dan instansi terkait selama diskusi berlangsung. Isu yang dibahas mencakup penyelarasan jadwal kegiatan, kesiapan anggaran, serta penyediaan fasilitas dan dokumen kampanye yang inklusif bagi siswa penyandang disabilitas. Selain itu, muncul pula saran agar proses pelantikan OSIS dapat dilakukan secara independen oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga guna menjaga netralitas dari kepentingan politik praktis.

Forum mendiskusikan opsi pelaksanaan pemilos serentak beserta latihan kepemimpinan (latpim), baik untuk diterapkan pada tahun ini maupun tahun mendatang. Sebagai tindak lanjut, peserta merumuskan kesepakatan untuk melakukan audiensi terlebih dahulu dengan Kepala Disdikpora Provinsi Bali guna mematangkan keputusan resmi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya. (*/bgn003)26072504

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern