Denpasar Tattoo Fest 2026 Jadi Wahana Penguatan Ekonomi Kreatif Kota
Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan Denpasar Tattoo Fest 2026 yang kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian D’Youth Fest 6.0 di Ruang Pameran Dharma Negara Alaya, Jumat (24/7) hingga Sabtu (25/7/2026). Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Kota Denpasar terus membuka ruang bagi tumbuh dan berkembangnya subsektor ekonomi kreatif, termasuk seni tato yang kini semakin mendapat tempat di tengah budaya urban.
Arya Wibawa didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar AA Ngurah Mahendra berkeliling meninjau booth para tato artist, berdialog dengan peserta, serta menyaksikan secara langsung proses karya seni tato yang ditampilkan selama festival berlangsung. Dia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen memberikan ruang bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya, berkolaborasi, dan memperluas jejaring.
Menurut dia, tato merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang memiliki nilai artistik sekaligus potensi ekonomi yang terus berkembang. “Kami mengapresiasi pelaksanaan Denpasar Tattoo Fest sebagai wadah kreativitas para seniman tato. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat tattoo dari perspektif seni dan ekonomi kreatif. Harapannya, festival ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menjadi daya tarik baru dalam dinamika budaya urban di Kota Denpasar,” ujarnya.
Sementara Ketua Panitia Denpasar Tattoo Fest 2026 Putu Agus Eka Prasantika mengatakan penyelenggaraan festival ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk menghapus stigma negatif terhadap seni tato di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mempertemukan para tato artist dengan masyarakat luas melalui berbagai aktivitas kreatif. “Denpasar Tattoo Fest tahun ini diikuti sekitar 20 tato artis dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Selain tattoo exhibition, kami juga menghadirkan talkshow, street photography, hiburan musik, hingga penampilan Robby Navicula. Kami berharap festival ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang apresiasi sekaligus pengembangan industri tattoo di Kota Denpasar,” ungkapnya. (*/bgn003)26072412