Peringati Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Badung Tekankan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak
Mangupura, Baliglobalnews
Ketua TP PKK Kabupaten Badung yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Badung Ny. Adi Arnawa menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Ruang Cilinaya, RSD Mangusada Badung, pada Kamis (23/7/2026).
Pada kegiatan tersebut, Ny. Adi Arnawa didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) I Nyoman Gunarta, Direktur RSD Mangusada I Wayan Darta, beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Ny. Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas komitmen RSD Mangusada dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah anak melalui penyediaan lingkungan perawatan yang nyaman, aman, dan bernuansa anak-anak, khususnya di Ruang Cilinaya. Menurut dia, suasana yang mendukung dapat membantu balita merasa lebih nyaman selama menjalani perawatan.

Dia Arnawa menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang layak dalam mengakses pendidikan, kesehatan, serta tumbuh kembang yang optimal. Karena itu, orangtua diharapkan semakin meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak, mulai dari pemenuhan gizi hingga aktivitas sehari-hari. “Anak-anak harus diberikan kesempatan yang layak untuk memperoleh pendidikan, tumbuh kembang yang optimal, serta pelayanan kesehatan yang baik. Kepada bapak dan ibu yang sedang mendampingi putra-putrinya menjalani perawatan, kami berharap agar perhatian dan pengawasan terhadap anak semakin ditingkatkan, mulai dari pemenuhan gizi hingga aktivitasnya. Dengan demikian, kunjungan ke rumah sakit dapat diminimalkan dan diharapkan hanya untuk pemeriksaan kesehatan atau check-up secara berkala,” ujarnya.
Bunda PAUD menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak semata menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Menurutnya, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor agar setiap anak memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dalam lingkungan yang sehat, aman, dan berkualitas. “Pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan sendirian. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar setiap anak benar-benar terlindungi, memperoleh pendidikan yang baik, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat sehingga mampu menjadi generasi penerus yang cemerlang,” katanya.
Dia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat dan pemerintah terhadap pentingnya menjamin kesejahteraan, perlindungan, serta masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa. (*/bgn003)26072302




