Berkat Permodalan KUR BRI, Usaha Pemindangan di Bali Melejit
Denpasar, Baliglobalnews
Berkat bantuan permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, usaha pemindangan tradisional di Kusamba, Kabupaten Klungkung, Bali, kian melejit, karena mampu memproduksi hingga 300 keranjang ikan pindang per hari.
Satu di antaranya, Ni Wayan Suitari (42), mengaku dengan bantuan permodalan KUR, usaha yang digelutinya dapat memperbesar operasional, menambah perlengkapan produksi, hingga mengembangkan usaha penjualan garam dan keranjang ikan. “Kami memproduksi ikan pindang sejak pagi hari dan biasanya seluruh hasil rebusan telah diambil pembeli sebelum siang. Kalau sudah panas, perebusan sekitar 15 menit sekali angkat. Mulai jam tujuh pagi, biasanya jam sebelas sudah diambil pembeli,” ujar Suitari pada Selasa (26/5/2026).

Menurut dia, jumlah produksi sangat bergantung pada pasokan ikan dan pesanan pasar. Dalam kondisi normal, usaha miliknya mampu mengolah rata-rata 300 keranjang per hari. Namun saat permintaan meningkat, produksi bisa lebih tinggi.

Dia menuturkan, ikan yang dipindang berasal dari sejumlah daerah seperti Negara, Karangasem hingga pasokan dari Jawa. Saat musim paceklik ikan di Bali, pasokan dari luar daerah menjadi penopang utama agar produksi tetap berjalan.
Suitari menyatakan dirinya telah menjadi nasabah BRI selama lebih dari 10 tahun. Dia mengaku sudah dua kali memperoleh pinjaman hingga Rp100 juta. Modal tersebut awalnya digunakan untuk usaha penjualan keranjang, sebelum akhirnya dipakai memperluas usaha pemindangan dan penjualan garam. “Cepat cair dan mudah, tapi pihak bank sering datang mengecek usaha juga,” jelasnya. (bgn008)26052612




