Sarasehan KUPVA BB Perkuat Ekonomi dan Pariwisata Bali
Denpasar, Baliglobalnews
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali menggelar sarasehan kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) guna menyamakan persepsi terhadap visi penguatan pariwisata dan penguatan perekonomian Bali di Denpasar pada Selasa (5/5/2026).
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Henry Nosih mengatakan kegiatan sarasehan dihadiri lebih dari 140 pengurus KUPVA BB di Pulau Bali, sejalan dengan tema penguatan integritas industri KUPVA BB melalui sinergi regulasi, penegakan hukum, dan mitigasi risiko keuangan. “Peran KUPVA BB di Bali bagi sektor pariwisata danperekonomian saat ini sangat penting. Apalagi, tantangan yang dihadapi dalam pengawasan industri KUPVA BB adalah maraknya kehadiran money changer ilegal,” katanya.

Dia menyampaikan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA), desa adat, dan aparat penegak hukum (APH), sangat penting, sehingga mampu menjadi solusi dalam penataan industri KUPVA BB yang berkualitas.

Dalam diskusi juga membahas tantangan pengelolaan KUPVA BB di Bali, penguatan penerapan prinsip anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, dan pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, serta upaya sinergi pencegahan dan penanganan terhadap praktik money changer ilegal.
Melalui penguatan sinergi, kata dia, industri KUPVA BB di Bali diharapkan semakin sehat, berintegritas, dan berdaya saing, sehingga mampu mendukung pariwisata berkualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat dan berkelanjutan. (bgn008)26050510




