Mahasiswa IPB Internasional Gelar Pelatihan Minuman Detoks Berbasis Tradisi Lokal di Desa Padangtegal, Ubud
Gianyar, Baliglobalnews
Dalam upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis wellness dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan, Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional), sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Inovasi Sehat Berbasis Tradisi Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Minuman Detoks” di Wantilan Desa Adat Padangtegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Jumat (10/4/2026).
Kegiatan di bawah bimbingan dosen pembimbing sekaligus Dekan Fakultas Vokasi IPB Internasional Putu Eka Wirawan merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Eka Wirawan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada perubahan mindset masyarakat. “Kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama melalui inovasi produk lokal yang relevan dengan tren global, khususnya wellness tourism,” ujarnya.
Dia menyebutkan Desa Padangtegal yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Ubud memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis kesehatan (wellness tourism). Seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat di kalangan wisatawan, kata dia, minuman detoks berbahan alami menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat lokal.
Melihat peluang tersebut, pihaknya merancang kegiatan untuk memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK Desa Padangtegal, dalam mengolah bahan lokal seperti buah, sayur, dan rempah menjadi minuman detoks yang inovatif, higienis, dan memiliki nilai jual tinggi.
Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan ibu-ibu PKK dari berbagai banjar di Desa Padangtegal. Pelatihan dilaksanakan melalui dua pendekatan utama, yaitu knowledge transfer dan hands-on training, yang mencakup materi tentang manfaat minuman detoks, standar higienitas, teknik pengolahan, hingga strategi penyajian (garnish dan packaging) yang menarik bagi wisatawan.
Peserta juga diajak langsung mempraktikkan pembuatan beberapa varian minuman detoks seperti Green Coco dan Tropical Detox yang menggunakan bahan lokal sebagai ciri khas produk desa.
Kegiatan ditutup dengan sesi tasting dan evaluasi produk, yang menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengembangkan ide usaha berbasis minuman sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah produk minuman detoks secara profesional.
Melalui kegiatan ini, Wirawan mengharapkan masyarakat Desa Padangtegal mampu mengembangkan produk minuman sehat sebagai bagian dari daya tarik wisata berbasis wellness, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Program ini juga menghasilkan beberapa luaran penting, antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terciptanya inovasi produk berbasis lokal, serta dokumentasi kegiatan yang akan dipublikasikan sebagai bagian dari kontribusi akademik IPB Internasional.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kesehatan, budaya, dan ekonomi kreatif di Bali. (bgn003)26041101