Apel Peringatan HUT Ke-238 Kota Denpasar, Walikota Jaya Negara Ajak Perkuat Harmoni dan Kolaborasi Pembangunan
Denpasar, Baliglobalnews
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar Tahun 2026 berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan kebersamaan. Apel peringatan yang digelar di Lapangan Lumintang pada Jumat (27/2/2026) menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus penguatan komitmen untuk mewujudkan harmoni dan kesejahteraan bersama.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bertindak sebagai inspektur upacara dengan mengusung tema “Samasta Bhuwana Jagadhita (Harmoni Denpasar Mewujudkan Kesejahteraan Bersama)”. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Kota Denpasar, dilanjutkan persembahan Mars Puraddhipa Bhara Bhavana oleh Paduan Suara Gita Nayara, penghormatan kepada lambang daerah, serta pengibaran Bendera Merah Putih.
Walikota Jaya Negara menyematkan Satya Lencana Karya Satya kepada aparatur sipil negara yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, diserahkan pula penghargaan Penilaian Opini Ombudsman RI terkait Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025, serta penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025 dengan predikat Parama Budaya.
Di bidang kebudayaan, Pemkot Denpasar menganugerahkan penghargaan Parama Budaya kepada dua tokoh almarhum, yakni I Made Kembar (seniman dalang) dan Drs. I Gusti Putu Rai Andayana (budayawan). Penghargaan Kerti Budaya juga diberikan kepada sejumlah seniman karawitan, tari, dan seni rupa atas kontribusi nyata dalam pelestarian seni budaya Bali. Apresiasi turut diberikan kepada sanggar seni, juara lomba desa dan kelurahan tingkat kota, serta pemenang lomba cipta desain logo dan tema HUT Kota Denpasar.
Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa usia ke-238 menjadi mata rantai penting perjalanan Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali yang terus tumbuh sebagai kota kreatif berbasis budaya. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen dalam setiap bidang tugas dan pengabdian.
Disebutkan pula bahwa periode pembangunan 2025-2030 merupakan fase awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125. Keberhasilan fase awal ini akan menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan peradaban Bali ke depan.
Dalam konteks pembangunan Kota Denpasar, arah kebijakan selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana yang berlandaskan nilai Tri Hita Karana dan prinsip Sad Kerthi. Sejumlah prioritas strategis ditetapkan, di antaranya penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, pengendalian alih fungsi lahan, pengelolaan sampah berbasis sumber, penataan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, pengembangan transportasi publik ramah lingkungan, serta penguatan keamanan dan ketertiban melalui sinergi lintas sektor. “Intinya arahan Gubernur Bali yang menjadi perhatian yakni masalah tata kelola pemerintahan, sampah, infrastruktur, serta ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujarnya.
Jaya Negara menyampaikan pada tahun 2026 salah satu prioritas utama adalah penyelesaian persoalan sampah dari sumbernya. Program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) diharapkan dapat berjalan optimal di Kota Denpasar sebagai bagian dari solusi berkelanjutan.
Menurut Jaya Negara, seluruh langkah pembangunan hanya akan berhasil apabila didukung kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, desa adat, tokoh agama, akademisi hingga dunia usaha. Semangat gotong royong dan menyama braya menjadi kekuatan utama dalam menjaga keharmonisan alam dan kehidupan sosial. “Selamat Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar. Semoga Denpasar semakin harmonis, maju, dan sejahtera,” katanya.
Hadir Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede, Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua TP PKK Ny. Jaya Negara, Ketua Gatriwara Ny. Ngurah Gede, Ketua GOW Ny. Arya Wibawa, Ketua DWP Ny. Eddy Mulya, tokoh agama, tokoh puri, akademisi, budayawan, dan undangan lainnya. (*/bgn003)26022705