Warga Jatiluwih Penebel Temukan Pengendara Tewas Tertelungkup di Got Jalan Kesambi
Tabanan, Baliglobalnews
Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali memakan korban jiwa di wilayah hukum Polres Tabanan. Seorang pemuda berusia 20 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke dalam got di Jalan Kesambi, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, di tengah cuaca ekstrem pada Minggu (22/2/2026) malam.
Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata membenarkan adanya peristiwa naas tersebut. Korban diketahui bernama I Komang Lanang Tirta Yasa, warga Banjar Jatiluwih Kawan, Desa Jatiluwih.

AKP Berata menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa kecelakaan diperkirakan terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu, wilayah Penebel sedang diguyur hujan deras yang disertai angin kencang. Salah satu saksi Kawil Desa Kesambi I Wayan Rakayasa (58) sempat mendengar suara benturan keras yang menyerupai buah kelapa jatuh, namun tidak menaruh curiga karena situasi cuaca yang buruk.

Kejadian baru terungkap sekitar pukul 01.00 Wita. Saksi lain, Ari (58) warga asal Desa Mengesta, yang baru saja membeli jas hujan, melihat sepeda motor berada di dalam got depan Eco Farm, Banjar Kesambi, dengan kondisi lampu belakang masih menyala. “Saksi kemudian melapor kepada Kawil setempat untuk mengecek lokasi. Setelah diperiksa, ditemukan korban dalam posisi tertelungkup di dalam got sebelah barat jalan bersama sepeda motor Honda DK 2068 GBR miliknya,” ujarnya ketika dimintai konfirmasi pada Senin (23/2/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, korban Lanang Tirta Yasa mengalami luka yang sangat serius. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami cedera kepala, keluar darah dari hidung dan telinga, serta keretakan pada gigi akibat benturan keras. “Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat,” katanya.
Pihaknya menambahkan Unit Laka Sat Lantas Polres Tabanan bersama Polsek Penebel telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Kecelakaan ini murni merupakan kecelakaan tunggal yang diduga dipicu oleh cuaca buruk dan kondisi jalan saat hujan deras.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pengguna jalan di wilayah pegunungan seperti Penebel, agar ekstra waspada saat berkendara di malam hari, terlebih jika cuaca sedang hujan deras dan angin kencang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (bgn020)26022306




