Peringati HUT Ke-238 Kota Denpasar, TP PKK Denpasar Selatan Ajak Warga Peduli Lingkungan Lewat Talk Show
Denpasar, Baliglobalnews
Tim Penggerak PKK Kecamatan Denpasar Selatan bekerja sama dengan ICON Mall Bali dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) menggelar talk show bertema “Dari Diri Rawat Bumi” dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar di Cultural Stage ICON Bali Mall pada Sabtu (21/2/2026).
Talk show ini mengangkat isu darurat sampah yang tengah dihadapi Kota Denpasar dengan menghadirkan narasumber inspiratif, yakni Suzy Hutomo selaku CEO The Body Shop Indonesia, Robi Navicula musisi sekaligus aktivis lingkungan, serta Wayan Merta Pengelola Sampah Desa Sanur Kauh.
Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua GOW Ny. Arya Wibawa mengapresiasi TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan atas terselenggaranya talk show “Dari Diri Rawat Bumi”.
Menurut dia, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah, dimulai dari diri sendiri. “Denpasar saat ini sedang menghadapi darurat sampah. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar untuk melakukan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga,” ujarnya didampingi Ketua DWP Ny. Eddy Mulya.
Dia mengharapkan dengan adanya talk show tersebut masyarakat semakin memahami pentingnya memilah sampah demi menjaga kelestarian bumi serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Denpasar Selatan Ny. Purwanasara mengatakan bahwa berbagai regulasi terkait pengelolaan sampah telah diterbitkan pemerintah. Namun, timbulan sampah masih tetap terjadi karena persoalan utama berada di sumbernya. “Karena itu, melalui talk show ini kami ingin mendorong penyadaran kepada masyarakat, khususnya perempuan, agar mulai mengurangi sampah dari aktivitas sehari-hari. Misalnya dengan membawa tumbler, tas belanja sendiri, tidak menggunakan sedotan plastik, serta meminimalisir sampah saat membeli atau membungkus makanan,” katanya.
Dia juga menekankan pentingnya optimalisasi TPS3R serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Saat ini tingkat kesadaran diperkirakan baru mencapai 30 persen dan diharapkan dapat meningkat menjadi 40 hingga 50 persen, bahkan 100 persen melalui edukasi berkelanjutan. Selain itu, disiplin di lingkungan kerja, komunitas, serta penerapan sanksi dan sosialisasi juga menjadi bagian dari upaya bersama pasca talk show ini.
Camat Denpasar Selatan Ida Bagus Made Purwanasara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri. “Kita mulai dari rumah tangga, lingkungan sekitar, hingga perusahaan. Seluruh masyarakat harus bekerja sama dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan, terlebih saat ini Kota Denpasar sedang mengalami darurat sampah,” ujarnya. (*/bgn003)26022102