Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat
Mangupura, Baliglobalnews
Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV Visum oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah waktu tempuh rata-rata turun menjadi 4,93 menit, sedangkan sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit. Kecepatan rata-rata naik menjadi 39,9 km/jam yang sebelumnya 7,35 km/jam.
Kadis Perhubungan Badung Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma menyampaikan pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV Visum merupakan proses perencanaan, analisis, dan simulasi transportasi tingkat makroskopis (skala luas seperti kota atau wilayah). Dia menyebutkan waktu tempuh perjalanan pada skenario rekayasa satu arah mengalami penurunan yang signifikan, dengan persentase penurunan 78,33% dibandingkan kondisi sebelum rekayasa.
“Kecepatan rata-rata perjalanan pada skenario rekayasa satu arah mengalami peningkatan yang sangat signifikan, yaitu sebesar 442,86% dibandingkan kondisi sebelum rekayasa. Aksesibilitas jaringan pada skenario rekayasa satu arah mengalami penurunan sebesar 14,06% dibandingkan kondisi sebelum rekayasa yang menunjukan jarak tempuh semakin meningkat,” katanya pada Selasa (20/1/2026).
Sementara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditemui di Kantor Bupati, Puspem Badung, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Badung yang telah melaksanakan rekayasa lalu lintas ini. Dia menyatakan rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod ini akan dilanjutkan hingga tanggal 14 Februari mendatang. “Secara keseluruhan, penerapan rekayasa lalu lintas satu arah di wilayah Kerobokan Kelod menunjukkan peningkatan kinerja jaringan jalan yang signifikan, khususnya dalam hal efisiensi waktu tempuh dan peningkatan kecepatan perjalanan, meskipun terdapat penurunan nilai aksesibilitas yang perlu menjadi perhatian dalam tahap evaluasi lanjutan. Ini bentuk komitmen serius kami Pemkab. Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan ini. Saya harapkan masyarakat mengikuti dan mulai terbiasa dengan rekayasa ini, demi kenyamanan dan ketertiban kita bersama,” ujarnya. (*/bgn003)26012007